Menghadapi tim surveior seringkali menjadi momen yang menegangkan bagi manajemen dan tenaga medis di Rumah Sakit. Namun, dengan persiapan yang matang dan budaya kerja yang sudah terbentuk, proses akreditasi sebenarnya adalah momentum untuk membuktikan kualitas pelayanan.
Berdasarkan pengalaman tim LAL-Kes, banyak Rumah Sakit yang gagal mencapai nilai paripurna bukan karena kurangnya fasilitas, melainkan karena ketidaksiapan mental staf saat diwawancarai atau ketidaksesuaian antara dokumen (SOP) dengan implementasi di lapangan.
"Surveior tidak mencari-cari kesalahan, mereka datang untuk memotret realitas pelayanan Anda. Tunjukkanlah apa yang Anda kerjakan, dan kerjakanlah apa yang Anda tulis."
3 Tips Kunci Persiapan Survei Lapangan
Untuk membantu fasilitas kesehatan Anda, berikut adalah tiga hal utama yang wajib dipersiapkan sebelum tim penilai tiba di lokasi:
-
1
Simulasi Internal (Self-Assessment) Berkala
Jangan menunggu H-1 bulan untuk belajar. Lakukan roleplay (simulasi peran) secara rutin antar perawat dan dokter mengenai cara cuci tangan, pembuangan limbah medis, hingga prosedur darurat (Code Blue). -
2
Sinkronisasi Dokumen (Tracer Methodology)
Pastikan Rekam Medis (RM) pasien sinkron. Surveior akan melakukan penelusuran (tracer) mulai dari pasien masuk IGD, dirawat di bangsal, operasi, hingga pulang. Semua harus tercatat dengan jam dan tanda tangan DPJP yang jelas. -
3
Kesiapan Fasilitas Fisik & Alkes
Pastikan APAR (Alat Pemadam) belum expired, jalur evakuasi tidak terhalang barang, dan seluruh alat kalibrasi medis memiliki stiker/sertifikat kalibrasi yang masih berlaku dari BPFK.
Melalui layanan Bimbingan Akreditasi LAL-Kes, kami siap mendampingi tim mutu Rumah Sakit Anda untuk melakukan Mock Survey (Survei Simulasi) agar mental dan dokumen Anda benar-benar siap 100% pada hari H penilaian.